Rabu, 21 Juni 2017

TIPE KEPEMIMPINAN

TIPE KEPEMIMPINAN

    Pemimpin merupakan tokoh utama dan orang yang paling bertanggung jawab atas keberhasilan dan kegagalan organisasi yang dipimpinnya, termasuk didalamnya keberhasilan membentuk pemimpin pemimpin baru untuk generasi selanjutnya. pemempin merupakan nahkoda utama dalam membawa kemana organisasi yang dipimpinnya mau dibawa.
 
     Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk memimpin suatu organisasi atau apa saja yang berhubungan dengan kepemimpinan. Menurut Hersey & Blanchard (1982), gaya kepemimpinan dikelompokkan menjadi empat dimensi, yaitu Telling, Selling, Participating, dan Delegating.
 
1.Telling 
     Merupakan cara atau gaya memimpin yang kurang mempercayai bawahannya dan banyak memberikan instruksi atau perintah kepada bawahannya, gaya ini tidak terlalu memperdulikan hubungan dengan bawahannya.  Biasanya ketidakmauan mereka merupakan akibat dari ketidakyakinannya atau kurangnya pengalaman dan pengetahuan mengenai tugas yang diberikan. Gaya kepemimpinan yang tepat adalah instruksi karena peranan pemimpin yang membatasi peranan bawahan dan menginstruksikan kepada mereka tentang apa, bagaimana, bilamana, dan dimana harus melakukan tugas tertentu.
2. Selling
     Merupakan gaya kepemimpinan yang lebih menitik beratkan pada tuntutan untuk menyelesaikan tugas, namun juga menjaga dan memperhatikan hubungan dengan bawahannya. Seseorang yang tak mampu namun berkeinginan untuk memikul tanggung jawab, memiliki keyakinan tapi kurang memiliki keterampilan/keahlian. Oleh karena itu, gaya konsultasi merupakan gaya yang sesuai dipergunakan dalam situasi seperti ini, yang dapat memberikan perilaku mengarahkan karena bawahan kurang mampu juga memberikan perilaku mendukung untuk memperkuat kemampuan dan antusiasme bawahan. Dalam gaya ini, komunikasi dua arah akan membantu mempertahankan motivasi bawahan yang tinggi dan pada saat yang sama, tanggung jawab untuk kontrol atas pembuatan keputusan tetap ada pada pimpinan.
 
3. Participating
     Gaya partisipasi dipergunakan bagi bawahan dengan tingkat kematangan sedang merujuk ke tinggi. Orang-orang pada tingkat perkembangan ini memiliki kemampuan tetapi kemauannya rendah untuk melakukan suatu tugas yang diberikan. Ketidakmauan itu disebabkan oleh ketidakyakinan mereka untuk mengerjakan tugas yang diberikan. Dalam kasus ini, pimpinan perlu membuka komunikasi dua arah dan secara aktif  mendengar dan mendukung usaha-usaha para pengikut untuk menggunakan kemampuan yang mereka miliki. Melalui gaya partisipasi, pimpinan dan bawahan bisa saling bertukar ide dalam pembuatan keputusan dengan peranan utama pimpinan memberikan fasilitas dan berkomunikasi. Ditandai dengan gaya kepemimpinan yang lebih menitik beratkan pada hubungan tapi kurang memperhatikan penyelesaian tugas-tugas yang mesti diselesaikan.
  
4. Delegating
  Gaya kepemimpinan ini memberikan sedikit pengarahan, para bawahan diperkenankan untuk melaksanakan sendiri dan memutuskan tentang bagaimana, kapan, dan dimana melakukan suatu tugas. Karena secara psikologis bawahan sudah matang, maka tidak diperlukan banyak komunikasi dua arah atau perilaku mendukung.

Sabtu, 10 Juni 2017

Seminar 2017




Seminar adalah sebuah pertemuan khusus yang memiliki teknis dan akademis yang tujuannya untuk melakukan studi menyeluruh tentang suatu topik tertentu dengan pemecahan suatu permasalahan yang memerlukan interaksi diantara para peserta seminar yang dibantu oleh seorang guru besar atau cendikiawan. Seminar juga merupakan salah satu kegiatan acara dimana adanya interaksi antar para peserta seminar dengan seorang cendikiawan yang membahas tentang suatu topik secara mendalam dan menyeluruh.


Dalam seminar biasanya pembahasan berpangkal pada makalah atau kertas kerja yang sudah di siapkan dan disusun sebelumnya oleh para pembicara, dan tema pembahasan harus sesuai dengan permintaan panitia penyelanggara. Inti dari pembahasan yang telah di tentukan sebelumnya akan dibahas oleh pembicara seminar secara teoritis dan jika masalah yang dibahas terlalu luas, maka biasanya akan dibagi menjadi beberapa sub pokok pembahasan.


Fungsi seminar antara lain :

  • ·         Seminar berfungsi untuk menyampaikan suatu gagasan atau sesuatu yang baru kepada peserta seminar yang bertujuan agar pada peserta seminar memperoleh ilmu yang telah di sampaikan dan peserta dapat mengembangkan lagi untuk menyelesaikan masalah.
  • ·         Seminar berfungsi untuk menyatukan kelompok-kelompok kecil untuk melakukan pertemuan yang berulang dan berkali-kali dengan berfokus pada beberapa topik tertentu yang dimana setiap peserta yang mengikuti seminar untuk ikut aktif berpartisipasi.
  • ·         Seminar juga berfungsi untuk meningkatkan pengetahuan teknis seseorang.
  • ·         Sedangkan seminar bisnis berfungsi untuk menggambarkan sebuah acara komersial yang dimana delegasi diberikan informasi dan instruksi di dalam suatu subjek dalam berbagai topik, yang didukung oleh para ahli di bidang tersebut.
  
Unsur-unsur yang terlibat dalam seminar, yaitu :
  • ·         Penyaji,
  • ·         Moderator,
  • ·         Pembahas,
  • ·         Notule, dan
  • ·         Audience


Seminar pertama

Relasi Interpersonal yang Salah pada Generasi Muda


                Seminar ini diselenggarakan oleh BEMF Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi pada tanggal 27 April 2017 di Kampus D Universitas Gunadarma.

Seminar ini membicarakan tentang :
·         Perkembangan teknologi yang pesat seperti Gadget. Tujuan utama dari gadget sendiri adalah memudahkan penggunanya untuk mengerjakan sesuatu dan mencari informasi melewati internet. Semakin berkembangnya     gadget semakin banyak pula keguanaannya. Apakah hal tersebut selalu membawa dampak positif?
·         Fungsi gadget yang bersifat universal membuat pengguna mudah untuk mengakses semua informasi yang ada di internet. Hal ini mampu membuka dan menambah wawasan seseorang namun jika digunakan dengan tidak sebagaimana mestinya, gadget dapat menghancurkan masa depan.
·         Gadget yang sekarang sudah merajalela, dan fungsinya. Gadget jaman sekarang lebih advanced fungsinya, misalkan : untuk searching tugas, download film dll.
·         Konten yang seharusnya tidak dilayak dapat diakses oleh siapa pun dan tidak ada batasan umur. Sangat berbahaya.
·         Karena sering menggunakan gadget, individu akan asik sendiri dengan gadget tersebut dan melupakan komunikasi antar individu secara langsung.



Seminar kedua
The Power Of Klik




Seminar ini diadakan oleh salah satu UKM Universitas Gunadarma yaitu SNAP PHOTOGRAPHY pada tanggal 28 April 2017. Dan seminar ini dibawakan oleh Setiadi Darmawan, yang membicarakan tentang :

·         Suatu niat lah yang diperlukan dalam fotografi juga berani mencoba, bukan alat yang canggih. Jika memang kita ingin memperdalam ilmunya, mulai lah dari dasar, gunakan device sederhana yang kamu miliki dulu (seperti : handphone).
·         Mulailah dari teknik dasar dan berlatih teknik dasar tersebut untuk mendapatkan hasil yang bagus. Misalnya yang paling dasar adalah menggunakan gadget yang kalian punya seperti handphone. Walaupun kamera handphone kalian kurang bagus tidak masalah untuk menghasilkan karya jika kalian tau teknik dasarnya.
·         Dan berkreasi merupakan suatu tindakan yang berbuah sesuatu yang menarik dan juga memiliki suatu makan yang sangat tersirat.


Seminar ketiga

MELAWAN ARUS, “SAATNYA MENJADI PEMUDA YANG EXTRAORDINARY”
                

 Seminar kali ini diadakan oleh UKM FAJRUL ISLAM Universitas Gunadarma pada tanggal 10 Juni 2017. Seminar ini menampilkan 2 orang pembicara, yaitu Kang Abay dan Kang Choqi, isi dari seminar ini antara lain :
·         Cara untuk menjadikan diri sendiri menjadi seseorang yng extraordinary atau seseorang yang berbeda dari yang lain, agar dapat mecapai impian yang tinggi. Selain dari pada itu, menjadikan diri kita sendiri menjadi seesorang yang extraordinary pun bisa membawa islam kembali bangkit ke masa keemasannya seperti dahulu kala.

·      Pemuda memiliki 4 karakteristik, yaitu ada iman, ikhlas , semangat dan amal. Iman itu pada hakikatnya merupakan nurani yang menyala, ikhsan itu hati yang bertaqwa, semangat adalah perasaan yang bergelora dan amal merupakan kemauan yang kuat dalam diri seseorang.


ASPEK HUKUM DALAM PEMBANGUNAN

aspek hukum dalam jasa konstruksi Pada pelaksanaan Jasa Konstruksi harus memperhatikan beberapa aspek hukum : v   Keperdataan ; m...